si Jambu Monyet (Cashew)

When I was in junior school, setiap kali pergi ke sekolah melalui kebun penduduk di wilayah Cipinang Muara yang ditanami pohon Melinjo, Rambutan serta Jambu Monyet. Saat itu tanaman seperti ini masih banyak dibiarkan tumbah dalam pekarangan rumah.

Jambu Monyet alias Jambu METE alias Cashew alias Anacardium occidentale (latin) was derived from Brazil, this plant is a tropical plant. Do not know why in Indonesia it named Jambu Monyet (rose apple of ape)... hayo bagian manakah yang mirip monyet? coba perhatikan dengan seksama...


Kita pasti mengira bahwa bagian yang merah besar itu lah buahnya ternyata itu adalah dasar bunga yang membesar setelah terjadi pembuahan, sedangkan buah yang 'asli' adalah yang biasa kita sebut kacang Mede/Mete alias si Monyet hehehe

Jambu monyet has chemical substances such as tanim, anacardic acid and cardol that useful as antibakteri and antiseptik. In addition, this plant can also treat diabetes melitus, disentri and sore mouth.


Pare... pendatang baru

Mama sangat menyukai buah pare yang pahitnya aduhai... suatu hari entah dari mana dia mendapatkan biji pare bakal benih untuk ditanam, betapa senang hatinya :)

Setelah menanti beberapa waktu akhirnya pohon pare tumbuh dengan subur, saat ini kami sedang menanti datangnya waktu panen. Bakal buah mulai bermunculan dududu....

bunga pare yang cantik


pare hijau

Buah Pare ternyata dikenal pula di beberapa negara seperti Jepang, Cina, Brazil, Meksiko dan lainnya. Mereka memanfaatkan pare sebagai penambah cita rasa masakan dan obat, bahkan akar tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat kuat... whew kandungan gizinya tinggi lho!!!

Beberapa manfaat dari tanaman Pare yang saya dapat dari hasil browsing antara lain untuk mengobati :
  1. menurunkan gula darah
  2. impotensi
  3. bisul
  4. batuk
  5. sariawan
  6. cacingan
  7. malaria
  8. sulit BAB
  9. kurang nafsu makan
Jadi selain buahnya, daun, biji bahkan akarnya juga bermanfaat :)

Chrysothemis pulchella (Copper Leaf)

Tanaman berdaun coklat ini dapat diletakkan di luar mau pun dalam ruangan. Sangat mudah perbanyakannya, bisa dengan anakkan atau stek batang. Perpaduan warna bunga kuning dan oranye serta warna daunnya yang hijau kecoklatan sangat indah. Bila tersiram cahaya matahari warna bunganya sangat cerah. Pada permukaan daun terdapat bulu-bulu halus.

Chrysothemis pulchella merupakan tanaman tropis. Tingginya dapat mencapai 30-45 cm. Penyiraman yang cukup dan tanah yang gembur sangat disukai.


Black Flamingo


beautiful flower

Sanseviera

In Indonesia commonly known by the name "Lidah Mertua" or "Pedang-pedangan", probably because of its long and pointed like a sword :) can grow with little light and water. Suitable as indoor plant.

The benefits of this plant primarily to absorb toxic substances in the air like karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene *http://id.wikipedia.org/wiki/Sansiviera

Our collection:

Bentuknya menyerupai tanduk rusa


cantik dalam pot keramik

easy to cultured


rukun dalam satu wadah

Episcia

a tropical plant that found in Central America and South America. This plant will grow and flower at low light intensity with medium moist. There are around 8 species as E. Cupreata, E. Reptans, E. Dianthiflora.

Chocolate Soldier


Edge of Night


Chocolate Cream



Euphorbia Milii

Euphorbia adalah tanaman yang termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae dan memiliki sekitar 2160 jenis (species), salah satu yang terkenal di Indonesia adalah E. Milii (Crown-of-thorns or Christ Plant) atau di Indonesia dikenal dengan nama Pakis Giwang.

Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman pagar/pelindung karena batangnya yang berduri dan tingginya dapat mencapai 1,8 meter. Namun getahnya dapat menyebabkan kerusakan kulit (inflammable) sehingga dilarang di beberapa negara, bahkan dinegara maju digolongkan dalam tanaman beracun.

E. Milii sangat menyukai matahari langsung serta media tanam yang kering sehingga menghasilkan bunga yang sangat indah. Tanaman yang berasal dari Madagaskar ini pun memiliki manfaat sebagai obat (wikipedia) selain sebagai tanaman hias, yaitu:

* Pendarahan rahim
Bunga sebanyak 10-15 kuntum direbus dengan 50 gram daging sapi tanpa lemak. Kudapan itu bisa dimakan sebagai sup.

* Hepatitis
Pucuk batang yang masih segar (9-15 g), diiris tipis dan direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Air rebusan tersebut bisa diminum dengan madu.

* Luka baker
Daun dan batang direbus dengan air sampai mendidih, setelah dingin digunakan sebagai pengompres.

* Bisul
Batang diiris tipis dan dibakar dan ditempelkan pada bisul.

Namanya Cucak rawa


Suatu hari Mama membawa tanaman lucu hasil "pembajakan" dari tetangganya Nina.
Bentuk batangnya mirip tanaman Patah Tulang juga daunnya tetapi ada yang beda dan unik... seekor burung kecil hinggap diatas batang daun mudanya...

Sungguh menggemaskan bila kita pandang... bentuknya benar-benar seperti burung kecil itu adalah bunganya, lama-kelamaan ekornya merekah kemudian menjadi batang yang baru.
Karya Tuhan sang Pencipta sungguh mengagumkan.